Showing posts with label Drama. Show all posts
Showing posts with label Drama. Show all posts

Kimi no Na wa, Mencari Nama, Mencari Cinta

Sumber : michaelsan.livedoor.biz

Seorang lelaki dan perempuan yang tidak saling kenal dan tinggal di tempat berbeda saling bertukar tubuh setiap 2 hari sekali secara mendadak. Mereka mengenal satu sama lain dengan membaca catatan yang ditinggalkan masing - masing. Hanya saja, suatu saat fenomena bertukar tubuh tersebut mendadak berhenti dan segala hal yang tersembunyi menjadi jelas sejelas komet Tiamat yang menghujani bumi.
spacer

Train to Busan, Menaiki Kereta dengan Penghuni Neraka


Sebuah kereta cepat meluncur dari stasiun ke stasiun menuju Busan. Sekilas terlihat normal sampai ketika seorang perempuan berubah menjadi zombie dan mengubah kereta yang nyaman itu menjadi sebuah lorong yang penuh dengan murka neraka.

spacer

We Are Marshall, Arti Kemenangan yang Sesungguhnya

Sumber : subscene.com

1970, sebuah tahun kesedihan bagi Marshall University dan seisi kota Huntington, Virginia Barat dikarenakan meninggalnya 37 anggota tim football beserta 38 orang lainnya dalam sebuah kecelakaan pesawat. Dikadung duka, secercah harapan berjuang untuk kembali bangkit dari kesedihan. Akankah mereka bisa kembali berdiri dengan 'kaki' mereka sendiri?

spacer

Primer, Embrionya Predestination

Sumber : flixster.com

Dua orang ilmuwan sekaligus pelaku bisnis start-up membuat sebuah mesin yang awalnya hanya memanipulasi kadar protein pada suatu barang, Hanya saja, mesin tersebut dapat melakukan lebih daripada itu, yaitu menjadi mesin waktu yang nantinya akan menjadi pergelutan batin di dalam masing - masing diri penemunya.
spacer

Predestination, Kembali ke Masa Lalu Untuk Menyelematkan Masa Depan

Sumber : kingofwallpapers.com

Sebuah operasi rahasia dilakukan oleh seseorang dengan menyusuri ruang dan waktu. Tujuan awalnya hanya satu : Menangkap pelaku bom berantai yang telah menelan nyawa banyak orang. Hanya saja, semakin dalam ia menelusuri, semakin dalam juga ia tidak mengenal dirinya.
spacer

Top Secret : The Billionaire, Pengusaha Muda Pecandu Game Online

Sumber : muhammadmuas.blogspot.com

Meski tak meneruskan kuliah, seorang anak muda nekat usaha ini itu demi membayar utang orang tuanya sebesar 40 juta baht. Di tengah segala konflik kehidupan yang menerpanya, terciptalah sebuah inovasi yang akhirnya membuat ia menjadi orang kaya dan pengusaha terkenal dengan barang yang sudah tersebar ke seluruh dunia.
spacer

The Accountant, Autisme yang Membunuhmu

Sumber : imdb.com

Seorang ahli akuntansi dan matematika pengidap autisme memiliki klien berbahaya dari seluruh dunia. Ketika ia mendapat klien baru dan pemerintah mulai ikut campur tangan, tak dapat dihindarkan ada beberapa orang yang mati serta kembalinya masa lalu yang menghampiri.
spacer

Deepwater Horizon, Bukan Kebakaran Kilang Biasa

Sumber : deepwaterhorizon.movie

Sebuah film yang diangkat dari kisah nyata pada tahun 2010 dimana kilang minyak lepas pantai bernama Deepwater Horizon bocor dan meledak, mengakibatkan insiden pencemaran air laut paling buruk di sejarah Amerika.
spacer

The Green Mile, Eksekusi Mati Jesus Abad 20

Sumber : pinterest.com

Kehidupan beberapa penjaga di sebuah lapas yang khusus menahan para tahanan yang akan dieksekusi mati berubah seketika. Itu semua berkat seorang pria berkulit hitam yang dituduh atas pembunuhan serta pemerkosaan terhadap 2 anak perempuan, dan ia memiliki sebuah kekuatan misterius yang tak dapat diungkapkan kata - kata.

spacer

The Shawshank Redemption, Get Busy Living or Get Busy Dying!

Sumber : hubpages.com

"Fear Can Hold You Prisoner, but Hope Can Set You Free."

Mungkin ulasan ini tidaklah sesempurna filmnya. Jujur ini adalah film terhebat sampai saat ini dikarenakan film ini menduduki peringkat pertama di IMDb dengan nilai 9.3 / 10. Bayangkan, dari jutaan film yang pernah dirilis dari awal abad 20 sampai sekarang tahun 2017, film tahun 1994 ini masih menduduki peringkat pertama bersaingan dengan The Godfather. 

spacer

The Internship, Magang di Google

Sumber : qartulifilmebi.com

PERHATIAN!!!
Film ini hanya boleh ditonton oleh kalian yang berumur 18+ dikarenakan adanya penggunaan minuman beralkohol, kata - kata kasar, serta Nudities. Jika kalian belum memenuhi syarat di atas, sebaiknya jangan menonton film ini.

Ada sebuah ide yang sebenarnya biasa saja, tetapi jika dikatakan menjadi terdengar sesuatu yang aneh. Ide tersebut adalah "Bagaimana jika Aku membuka Google untuk meng-google tentang google?". Dan dari ide tersebutlah Billy McMahon (Vince Vaughn) yang habis dipecat dari pekerjaannya mencari tau tentang Google yang ternyata sedang membuka suatu Internship (Magang) bagi para mahasiswa - mahasiswi tingkat akhir dari seluruh Universitas di Amerika.

spacer

The Brain Man, si Genius Misterius


The Brain Man (Original name : Nou Otoko) adalah sebuah film Psychology-Thriller tentang seorang laki - laki misterius yang memiliki kemampuan otak begitu super sehingga ia bisa mempelajari apapun dengan sekejap mata serta tubuh yang tidak dapat merasakan sakit meski dari ledakan bom sekalipun. Namun, dibalik kekuatan hebatnya tersebut, ia layaknya robot, tak beremosi serta tak memiliki keinginan pribadi,

spacer

As The God Will, Tak SEPASRAH Judulnya


As The God's Will, yang berarti "Sesuai Kehendak Tuhan". Seakan judul tersebut menggambarkan kepasrahan seseorang dalam menerima suatu kondisi hidup yang sedang dialaminya. Ada benarnya juga sih sebenarnya, tetapi itu hanya sebuah premis di awal film aja.

Semua bermulai dengan taburan - taburan bulu yang jatuh dari langit kepada para pemain utama, yaitu Shun Takahata (Sota Fukushi), Amaya Takeru (Ryunosuke Kamiki), dan Ichika Akimoto (Hirona Yamazaki). Apa maksud bulu - bulu yang jatuh tersebut? Bagi kepercayaan kuno dahulu seperti suku Aborigin, Mesir kuno, dst., mereka percaya bahwa bulu yang jatuh tersebut adalah sebuah PERTANDA yang dikirim oleh para makhluk gaib (roh atau Tuhan). Jadi intinya bakalan ada terjadi sesuatu lah begitu.

Dan ternyata benar, Takahata yang di awal meminta kepada Tuhan untuk dikeluarkan dari hidupnya yang membosankan tersebut akhirnya menghadapi sebuah boneka Daruma (mainan tradisional Jepang). Bukan sekedar boneka biasa, kemunculannya saja, ia telah menelan nyawa sang guru yang sedang mengajar di kelasnya Takahata.

Boneka itu memulai permainannya. Aturannya sederhana, siapa yang bergerak atau berbicara ketika Daruma sedang menengok ke arah mereka, orang tersebut akan meledak kepalanya. Ditambah kelereng merah yang begitu banyak keluar dari tubuh korban membuat siapa saja yang masih hidup bertambah sulit untuk memencet sebuah tombol "SHUT DOWN" yang berada di bagian belakang boneka Daruma.

Keseluruhan dari film ini, kalian akan disuguhkan sebuah film gore layaknya SAW, tetapi dengan bumbu permainan tradisional masa kecil. Ditemani dengan humor gelap yang khas layaknya joker membuat kita berfikir terhadap mainan tersebut bukan sebagai MAINAN, tetapi sebagai majikan yang ingin MEMAINKAN kita. Ohya, tidak lupa ada juga drama serta percintaan segitiga yang sangat alami di dalam film. Aneh sih terkadang memasukkan unsur percintaan di film sadis seperti ini, tetapi tidak terlihat adanya 'pemaksaan' terhadap alur ceritanya kok.

Film ini disutradarai oleh Takashi Miike, yang pernah membuat Yakuza Apocalypse dan juga sekuel Crows Zero yang legendaris. Jadi tidak heran. adegan berdarah - darah seperti yang ada di film ini sudah menjadi 'makanan sehari-hari' bagi Miike. Walaupun memang tingkat gore nya masih terbilang 'halus'. tetapi tetap saja membuat mual bagi sebagian orang yang alergi melihat darah yang terlalu banyak.

Rating IMDb : 6,5 / 10
Rating Referensee : 7,5 / 10
Film yang mirip : TAG, The Hunger Games, SAW
spacer

TAG


Jujur kami yang menonton film TAG ini dibuat bingung, kurang lebih selama 80% dari keseluruhan film. Tetapi ternyata di bagian akhir film, semua menjadi jelas bahwa film ini tidak hanya menjual kesadisan, horror, serta aksi yang dilakukan oleh ketiga pemeran utama, tetapi juga menjual sisi ke sci-fi an serta drama ala ala mereka.

Cerita bermula dari Mitsuko (Reina Triendl) yang sedang menaiki bis bersama teman - teman dan juga gurunya - yang kemungkinan sedang menjalani study tour-. Kemudian horror terjadi, dimana 3 bis rombongan study tour yang dinaiki Mitsuko tiba tiba terpotong menjadi setengah oleh kekuatan yang tak berbentuk. Semua murid dan guru mati, kecuali Mitsuko yang sedang menunduk, mengambil pulpen jatuh ketika kekuatan tak berbentuk tersebut memotong bis mereka.

Melihat pemandangan yang tiba - tiba berubah 180 derajat tersebut, Mitsuko sentak berteriak dan lari tak kenal arah dengan kekuatan aneh tersebut yang terus mengejarnya. Sampai di hutan, Mitsuko beristirahat sebentar dan membersihkan diri dari darah para teman - temannya ketika bis yang ia naiki terpotong. Selanjutnya, secara ajaib, ia berada di sekolah, bersama dengan teman-temannya (yang hidup lagi?).

Sempat ada kedamaian di sekolah, tapi tidak bertahan lama. Singkat cerita, guru - guru di sekolah memburu para siswa dengan machine gun, granat, dan persenjataan lainnya. Suasana sekolah menjadi riuh tak terkendali seperti bencana. Mitsuko terus lari dan lari sampai menemukan sebuah portal. Ketika memasuki portal, karakter utama berganti menjadi Keiko (Mariko Shinoda) yang sedang didandani dan terlihat akan menikah.

Anehnya lagi, ternyata Keiko akan dinikahkan dengan monster berkepala babi. Singkat cerita, Keiko melawan seisi gereja tersebut dimana monster berkepala babi serta tamu undangan nikahannya tersebut dibunuh olehnya. Beberapa saat, Keiko menemukan portal kembali layaknya Mitsuko yang akhirnya membawanya ke sebuah dimensi baru. Karakter utamanya juga berubah menjadi Izumi (Erina Mano).

Sampai sini bingung? Kok bergonta - ganti karakter utama?

Iya, makanya silahkan nonton filmnya sendiri ya. Kami tidak ingin membocorkan akhir dari film ini karena justru disitulah sisi menariknya dari film ini. Tetapi yang pasti, Kami akan kasih bocoran terkait keseluruhan serta ide apa sih yang ingin dikasih tau sama produser film ini.

Bocorannya : Saat ini, Wanita sebagai komoditas di dunia yang dikuasai Laki - Laki.

Oiya, TAG merupakan film yang berdasarkan dari sebuah novel bernama Real Onigokko yang diciptakan oleh Yusuke Yamada (rilis tahun 2001). Namun, film ini baru diproduksi tahun 2015 kemarin yang disutradarai oleh Sion Sono.

Rating IMDb : 6.1 / 10
Rating ala ala gue : 7 / 10
Film yang mirip : Suicide Club, Pre-Destination
spacer

Merantau, Sebuah Perjalanan Mencari Jati Diri dan Kebenaran di Jakarta


Karatau Madang di Hulu
Berbuah Bunga Belum
Merantau Bujang Dahulu
Di Rumah Berguna Belum

Bait tersebut adalah sebuah pantun lama yang terkenal di masyarakat Minangkabau dan bercerita tentang pentingnya merantau ke daerah atau negeri lain bagi para lelaki Minangkabau. Adanya sebuah adat yang mengharuskan lelaki berusia remaja dewasa dari suku Minangkabau untuk merantau menjadi latar belakang cerita dari film ini.

Film Merantau dirilis pada tahun 2009 dan disutradarai oleh Gareth Evans yang telah terkenal dengan serial filmnya THE RAID. The Raid rilis tahun 2012, jadi film ini merupakan awal dari perjalanan seorang Gareth Evans sebagai sutradara yang banyak membawa pencak silat sebagai koreografi dalam pertarungan - pertarungan di filmnya.

Alkisah diawali dengan seorang lelaki muda bernama Yuda (Iko Uwais) yang masih hidup di kampung dan akan bersiap untuk memulai perjalanannya merantau ke Jakarta. Yuda adalah seorang Pendekar silat Minangkabau yang di dalam pikirannya, ketika di Jakarta kelak, ia akan menjadi seorang guru silat sebagai mata pencahariannya. Perantauannya ini akan meninggalkan ibunya, Wulan (Christine Hakim) serta adiknya, Yayan (Donny Alamsyah) di kampung berdua.

Akhirnya, berangkatlah Yuda ke Jakarta dengan menaiki bis. Di dalam bis, ia disamper oleh seorang yang tak dikenal sebelumnya bernama MAD DOG. Beneran dia disamper oleh Mad Dog, hanya saja di film ini dia berubah nama menjadi Eric (Yayan Ruhian). Terjadilah sedikit perbincangan antara kedua lelaki ini dimana Eric menyarankan kepada Yuda untuk tidak menyeriusi Pencak Silat sebagai pekerjaan di Jakarta.

Sampai di Jakarta, Yuda menyamperi rumah dari seorang kenalan yang diberitau oleh ibunya. Hanya saja, ketika didatangi rumahnya, tempat tersebut telah digusur dan sedang dibangun bangunan lain. Ditelpon pun juga tidak menyambung. Akhirnya Yuda sempat hidup luntang - lantung tidak jelas di Jakarta.

Setelah menyerah mencari pekerjaan serta mencari kenalan Ibunya, ia akhirnya mendatangi telepon umum untuk menelpon ibunya. Di tengah perbincangannya tersebut, datang sebuah mobil yang parkir di dekat Yuda dan mengeluarkan seorang perempuan dari bagasi yang akan diseret ke sebuah klub malam di dekat sana. Yuda menutup telponnya dan berusaha untuk menyelamatkan perempuan tersebut.

Lalu, mereka kabur untuk bersembunyi dari pencarian para bodyguard klub yang dimiliki oleh Joni (Alex Abbad) tersebut. Selama pelariannya, Yuda mengenal sosok wanita yang diselamatkan olehnya itu bernama Astri (Chika Jessica). Long story short, Astri tertangkap oleh para Bodyguardnya Joni dan dibawa ke Bosnya Joni, Ratger (Mads Koudal), untuk diselundupkan ke pelabuhan sebagai komoditas Perdagangan Manusia.

Overall, Merantau menawarkan aksi Pencak Silat yang sangat menarik mata dan memukau dari Iko Uwais. Walaupun secara sinematografi belum sebagus The Raid, tetapi tentu kita yang menontonnya akan merasakan balapan di dalam Jantung berkat aksi - aksinya disini. Kisahnya cukup padat meskipun ada beberapa hal yang tidak terlalu dijelaskan.

Rating IMDb : 6,1 / 10
Rating ala ala gue, 7,5 / 10
Film yang mirip : The Raid, Headshot, Ong Bak
spacer

Edward Snowden, Hacker yang Berpihak Pada Keadilan




"Sometimes, the scandal is not what law is broken, but what the law allows." - Edward Snowden
Film yang diangkat dari kisah nyata tentang pembeberan metode perolehan informasi rahasia oleh NSA dari seorang mantan agen CIA yang sekaligus pernah menjadi kontraktor dan pionir dari software - software yang digunakan oleh pemerintahan Amerika di segala daerah di dunia.
Film ini memberitahu kita bahwa internet sudah tidaklah aman lagi. Segala informasi kita bukanlah milik kita lagi. ID, password. pin ATM, siapakah kerabat terdekat kita, apa pembicaraan kita di telpon, dan segala yang berhubungan dengan hidup kita dapat diketahui oleh pemerintah melalui informasi yang kita sediakan di facebook, google, HP, dan barang elektronik lainnya.
Namun, semua itu berubah setelah Edward Snowden mengesktrak software buatannya sendiri dari dalam komputer dan memberitahukan segala informasi yang dilakukan oleh agensi rahasia pemerintahan ke pers Inggris.
Setelah aksi nekatnya tersebut, ia tahu bahwa akan dikejar - kejar oleh pemerintahan Amerika. Long story short, sampai saat ini ia mengungsi ke Russia dan menetap disana dikarenakan hukum Amerika saat ini memang bertujuan untuk menghakimi para 'whistleblower' seperti Edward Snowden.
Hikmah yang bisa diambil adalah :
"Seberapa besarpun kekuatan manusia dalam menutupi sebuah kebusukan, bagaimanapun, kebenaran pastilah akan terungkap."
Yes, you can search all about the REAL Edward Snowden from google.
Tapi untuk memahami jalan pikirnya dan bagaimana 'patriotisme' versinya, silahkan kunjungi ini https://www.brainyquote.com/q…/authors/e/edward_snowden.html
Rating IMDb : 7,4 / 10
Rating ala ala gue : 8,5 / 10
Film yang mirip : Citizenfour, The Fifth Estate
spacer

Loyalitas di Tengah Lautan Luas, USS Indianapolis

Romansa, Perang, dan Loyalitas. Semua tergambarkan dalam satu film yang TERNYATA merupakan kejadian nyata yang pernah terjadi di Perang Dunia ke 2, atau lebih tepatnya pada tahun 1945.
USS Indianapolis : Men of Courage merupakan sebuah film yang diangkat dari kisah nyata dimana sebuah kapal yang dikomandoi oleh Captain McVay (Nicholas Cage) menjalani misi rahasia yang dikomandoi langsung oleh Presiden Amerika kala itu.


Mengapa misi ini rahasia? Karena ternyata eh ternyata, kapal ini membawa 2 paket penting yang tak asing kalian dengar, yaitu rudal nuklir "Little Boy" yang akan dijatuhkan di Hiroshima serta "Fat Man" yang akan dijatuhkan di Nagasaki. Jadi gue pun baru tau kalau ternyata kronologi pengebomannya adalah melalui pengantaran paket nuklir terlebih dahulu melalui kapal dan baru dijatuhkan oleh pesawat.
Dari sekian banyaknya film yang menggambarkan Perang Dunia ke-2, baru kali ini gue menonton semacam sisi lain dari Perang ini.
Sayangnya, kapal ini dalam perjalanan pulangnya setelah mengantar paket tersebut ditembak oleh kapal selam tentara Jepang yang berpatroli di daerah laut Filipina. Akhirnya, setelah 6 tembakan torpedo yang mengenai kapal, kapal pun hancur dan terbelah seperti kapal Titanic meskipun secara prinsip kapal ini adalah "Tank mengambang" yang berada di laut.
Para awak kapal terombang ambing selama 5 hari dengan ketersediaan suplai ransum selama 2 hari saja. Dari 1.172 awak kapal yang hidup di atas kapal, hanya 300-an saja yang selamat sampai ke rumah. Banyaknya kematian bukan hanya karena ketidaktersediaan suplai makanan saja, tetapi juga Laut Filipina menjadi surganya Hiu Putih yang sangat lapar dan menjadi puncak rantai makanan di lautan.
Setelah beberapa hari penyelamatan para awak kapal USS Indianapolis, mahkamah perang Amerika Serikat mengadili Captain McVay atas kesalahannya dalam mengomandoi kapal yang berujung pada kematian 800-an awak kapalnya.
Dalam pengadilan tersebut, long story short, ia divonis tidak bersalah. Tetapi, rakyat Amerika tetap tidak bisa memaafkan kesalahannya. Telpon rumah Captain McVay terus berdering dengan orang - orang yang berteriak memprotes dan mengutuknya akibat dari kematian para awak kapalnya. Akhirnya, karena tidak tahan akan kutukan tersebut, akhirnya ia bunuh diri.
Selama awal sampai tengah film, jujur gue ga mendapatkan feel atas perasaan 'kasiannya' terombang ambing di lautan selama 5 hari atau tentang apa yang terjadi. Hanya saja ketika di akhir film, semua 'Apaan sih...' gue selama menyaksikan film ini menjadi sirna karena adanya footage asli selama kejadian tenggelamnya kapal tersebut dan juga kesaksian dari para korban kapal yang masih hidup.
Bisa jadi gue ga mendapatkan feelnya tersebut karena gue bukan warga Amerika, yang tentunya tidak diajarkan sejarah ini sebelumnya. Tetapi untuk warga Amerika asli mungkin akan menghayati feel dari perjuangan para pendahulu mereka melalui film ini.
Pun juga bisa jadi sebaliknya, orang Amerika yang menonton film seperti Jenderal Soedirman pun juga tidak akan mendapatkan 'feelnya' ketika ia tidak mengetahui sejarahnya tentang siapa sih Jenderal Soedirman itu.
Overall, film yang bagus untuk menggambarkan dokumentasi sejarah. Hanya saja, film ini tidak cukup bagus jika disandingkan dengan film - film Hollywood berbudget tinggi seperti sekuel Marvel atau film yang diadaptasi dari Novel Best Seller seperti Harry Potter.
Rating IMDb : 5,1 / 10
Rating ala ala gue : 6,5 / 10
Film yang mirip : Life of Pi (dari segi terombang ambing di laut), Pearl Harbor (dari segi latar belakang PD 2)
spacer